Bird of Paradise Tablasupa

©BumiPapua.com

“…Wisata alam Papua tak pernah ada habisnya. Kali ini, kami mengajak anda untuk memasuki hutan di Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Lokasi ini menyuguhkan anggunnya Burung Cenderawasih disertai nyaring nyanyiannya. Burung Cenderawasih merupakan salah satu burung endemik Papua.

Untuk menuju hutan di Kampung Tablasupa, bisa ditempuh dengan perjalanan darat, naik kendaraan pribadi ataupun angkutan umum. Dari Kota Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, lokasi ini ditempuh dengan jarak 1,5 jam.

Tete (Kakek) Hofni Asuwe, Kepala Suku Asuwe di Kampung Tablasupa menyebutkan lokasi untuk melihat Burung Cenderawasih tersebar di sejumlah titik, yakni di Amai dan di Tablasupa.

“Bird of paradise bisa dilihat pada sore dan pagi hari. Mereka (Burung Cenderawasih) biasa main mulai pagi sekitar jam 05.00 WIT hingga pukul 09.00 WIT dan sore hari sekitar pukul 15.00 WIT, hingga menjelang matahari terbenam,” kata Tete Hofni, ditemui

Tips Melihat Burung Cenderawasih

Tete Hofni memberikan sejumlah tips untuk bisa menikmati keindahan Burung Cenderawasih. Salah satunya, jangan lupa membawa teropong, agar memudahkan wisatawan melihat lebih jelas burung yang biasa disebut masyarakat Papua dengan burung surga ini.

Tete Hofni menyebutkan di daerah Tablasupa ada sekitar 20 ekor Burung Cenderawasih dan satu diantaranya adalah raja.

“Rajanya Burung Cenderawasih ada di lokasi ini. Kadang mereka main sampai disamping rumah untuk minum air di kali,” ujarnya.

Berikut tips melibat Burung Cenderawasih:

Pengunjung sebaiknya tak memakai parfum saat ingin melihat Cenderawasih, sebab bau menyengat parfum membuat penciuman satwa ini peka dan menjauh dari pengunjung;

Pengunjung tak mengeluarkan suara besar dan harus berjalan dengan pelan jika sudah mendekati lokasi bermain Burung Cenderawasih;

Jika ingin mengambil gambar Burung Cenderawasih lebih bagus, bisa membawa three pot;

Jika pengunjung melihat burung ini, maka tak bisa dikejar dan kita hanya mengikuti secara perlahan asal suara burung berasal. Atau pengunjung bisa diam di tempat dan Burung Cenderawasih akan menghampiri.

Tete Hofni menyebutkan tak menarik tarif tertentu untuk pengunjung dapat melihat Burung Cenderawasih di lokasi ini. “Jika pengunjung ingin memberikan uang, ya seiklasnya saja. Kami tak menarik tarif khusus,” jelasnya.

Informasi yang didapat Bumi Papua.com, sejumlah lokasi untuk melihat Burung Cenderawasih, biasa dikenai harga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per orangnya.

Saat ini, Tete Hofni sedang mengembangkan 3 lokasi wisata alam untuk melihat Burung Cenderawasih, agar pengunjung lebih leluasa di lokasi tersebut..”.